rajaview
Kenali Tanda Cacingan Pada Orang Dewasa

Kenali Tanda Cacingan Pada Orang Dewasa

17 Mei 2020
263x

Resiko cacingan pun berlaku pada orang dewasa, tidak cuma pada anak-anak. Keadaan ini berlangsung saat terdapat cacing parasit yang berada di usus. Wujudnya dapat berbentuk cacing pipih dan cacing gelang, tergantung pada spesies cacing apa yang menjangkiti.

Tanda cacingan pada orang dewasa biasanya dimulai dengan diare dan rasa gatal di seputar rektum (usus besar) ataupun vulva (area terluar maupun gerbang Miss V). Tetapi pada beberapa orang, tanda cacingan pada orang dewasa dapat tak terasa sama sekali.

Walau demikian jangan meremehkan cacingan apalagi pada pengidap gangguan imunitas tubuh dan orang lanjut usia atau lansia lantaran bisa menimbulkan komplikasi.

Beberapa tanda cacingan pada orang dewasa yang biasa dialami antara lain gatal dan ruam di seputar rektum/vulva, darah di feses, berat badan turun tajam, lemas, kembung, muntah, mual, diare, dan nyeri perut.

Disamping itu, orang yang menderita cacingan pun dapat mengalami disentri. Tanda-tanda disentri ialah ketika pengidapnya menjalani diare yang mengeluarkan darah.

Hal yang paling banyak menimbulkan cacingan ialah mengkonsumsi santapan yang belum betul-betul matang seperti makan daging mentah ataupun dari sumber protein hewani yang lain.

Tidak hanya itu, sejumlah penyebab cacingan lain ialah mengkonsumsi air yang tercemar, mengkonsumsi makanan yang tercemar, kontak dengan feses yang tercemar ataupun sanitasi dan kebersihan kurang baik.

Saat seseorang mengkonsumsi substansi yang tercemar, maka parasit akan masuk ke dalam usus. Tidak cuma itu, parasit ini pun akan bereproduksi dan hidup di dalam usus.

Saat ukuran cacing kian besar dan banyak, tanda cacingan pada orang dewasa umumnya mulai timbul. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO =World Health Organization), paling tidak 10 persen orang yang diam di negara berkembang mudah terkena terserang cacingan.

Hal itu berhubungan dengan tingginya kemungkinan minum air dari sumber yang tercemar. Ditambah lagi dengan sistem sanitasi di sejumlah negara berkembang yang masih kurang baik.

Pada daerah dengan sanitasi kurang baik, anak-anak sangat mudah menderita cacingan. Mereka dapat menjamah pasir yang tercemar ketika bermain dan tanpa sengaja memasukkan tangan ke mulut tanpa mencucinya terlebih dulu. Jadi, perkenalkan budaya mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun mulai dari usia dini.

Saat timbul tanda cacingan pada orang dewasa, secepatnya konsultasikan pada dokter. Tanda seperti timbulnya darah di feses, muntah berulang kali, suhu tubuh naik, sampai dehidrasi berat mesti lekas memperoleh tindakan medis.

Biasanya, dokter akan mengambil beberapa contoh feses buat mengenali apakah terdapat parasit dalam tubuh orang yang menderita tandanya.

Tidak hanya itu, terdapat pula tes yang dinamakan “Scotch Tape” yakni menerapkan selotip berkali-kali ke anus. Tujuannya buat mengetahui apakah terdapat telur dari cacing kremi yang dapat ditilik melalui mikroskop.

Bila tidak ditemukan telur ataupun cacing, dokter akan memohon pengecekan darah buat mengetahui apakah terdapat respons antibodi lantaran terkena infeksi parasit. Tidak hanya itu, dokter pun akan melaksanakan tes pemindaian secara X-Ray ataupun CT-scan tergantung pada keadaan penderita.

Tergantung kepada tanda cacingan pada orang dewasa yang berlangsung, dokter akan menawarkan sejumlah pilihan buat menanggulanginya. Sejumlah terapi yang biasa diberikan ialah pemberian obat dengan jenis albendazole dan mebendazole.

Berlainan spesies parasit yang menjangkiti tubuh, berlainan juga macam obat yang diberikan. Sesudah mengkonsumsi obat beberapa pekan, tanda cacingan pada orang dewasa akan pulih. Dokter dapat memohon penderita berkunjung lagi buat meyakinkan peradangan cacing telah sembuh.

Baca Juga:
Penggunaan Disinfektan dan Antiseptik untuk Mencegah Corona

Penggunaan Disinfektan dan Antiseptik untuk Mencegah Corona

Tips      

20 Apr 2020 | 194


Akibat dari pendemi Covid-19 di berbagai negara, membuat banyak pihak melakukan upaya pencegahan agar dapat mengatasi wabah tersebut. Dan pada saat yang bersamaan hal ini membuat masyarakat ...

5 Oleh-oleh Khas Surabaya Kekinian yang Jangan sampai Dilewatkan

5 Oleh-oleh Khas Surabaya Kekinian yang Jangan sampai Dilewatkan

Kuliner      

7 Maret 2020 | 252


Indonesia selalu terkenal dengan beragam wisata dan dunia kuliner yang tak disangsikan lagi rasanya. Salah satunya ialah Kota Pahlawan Surabaya. Sebagai kota paling besar kedua, Surabaya ...

Meningkatkan Traffic Website dengan Iklan Banner CPM di RajaTraffic.com

Meningkatkan Traffic Website dengan Iklan Banner CPM di RajaTraffic.com

Tips      

24 Feb 2020 | 348


Bagaimana cara meningkatkan traffic website atau blog merupakan pertanyaan yang selalu berputar dalam benak pemilik website/blog. Memang semestinya demikian bila ingin website atau blognya ...

Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Batu Malang

Rekomendasi Tempat Wisata di Kota Batu Malang

Pariwisata      

17 Sep 2020 | 112


Kota Batu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur karena di kota ini ada berbagai objek wisata yang menarik. Dimulai dari wahana bermain hingga wisata alam yang ...

Kurma dan Selada, Makanan yang Disarankan Ada Saat Buka Puasa

Kurma dan Selada, Makanan yang Disarankan Ada Saat Buka Puasa

Kuliner      

25 Apr 2020 | 209


Guna mempertahankan kebugaran badan sepanjang bulan suci Ramadan, kita wajib memperhatikan konsumsi gizi saat buka puasa. Ada beberapa makanan yang hendaknya dimakan atau dijauhi guna ...

Resep Sayur Godog yang Lezat dan Kaya Rempah

Resep Sayur Godog yang Lezat dan Kaya Rempah

Kuliner      

22 Mei 2020 | 224


Hari Raya Idul Fitri telah di hadapan mata, yakni Minggu, 24 Mei 2020. Masakan khas Lebaran salah satu sisi yang memeriahkan suasana yang sarat sukacita di hari pertama bulan Syawal. ...

Copyright © Tolonglah.com 2018 - All rights reserved