

Baru disisir dengan tangan saja, rambut Anda telah banyak yang rontok? Hal ini pasti membuat Anda jadi risih sekalian cemas.
Sebenarnya rambut rontok tiap-tiap hari itu masih wajar, bila jumlahnya tidak terlalu banyak atau tidak sampai mengakibatkan rambut botak atau menipis.
Yup, jika rambut Anda telah rontok parah, coba perhatikan baik-baik. Jangan-jangan, selama ini tanpa sadar Anda menderita atau terbiasa menjalankan beragam hal yang dapat jadi penyebab rambut rontok berikut ini.
1. Pergantian Hormon
Hormon manusia, khususnya wanita, memang akan selalu berubah-ubah. Yup, kadangkala pergantian hormon seperti saat haid atau sehabis melahirkan bisa merupakan penyebab rambut rontok.
Wanita yang tengah mengalami masa menopause atau mempunyai gangguan tiroid pun rentan menderita rambut rontok lantaran kandungan hormon yang kacau.
Berdasarkan spesialis kulit dari Amerika Serikat, dokter Marc Glashofer, pergantian hormon sehabis bersalin malah lebih riskan menimbulkan rambut rontok ketimbang selama kehamilan. Maka, apabila rambut Anda rontok usai bersalin, langsung konsultasikan ke dokter untuk pemecahan masalah terbaik sesuai keadaan Anda.
2. Efek Samping Obat-obatan
Efek samping obat-obatan pun dapat terasa pada rambut dan kulit kepala. Obat yang diresepkan dokter untuk penyakit seperti tekanan darah tinggi, asam urat, tekanan mental, gangguan jantung, dan rematik berisiko jadi penyebab rambut rontok.
Apabila Anda tengah mengkonsumsi obat-obatan itu dan rambut jadi rontok parah, coba diskusikan dengan dokter. Dokter mungkin akan mengubah jenis obat atau menyesuaikan lagi dosisnya.
Sedangkan obat untuk kemoterapi atau radioterapi kanker dikenal bisa menimbulkan efek samping yakni rambut rontok parah. Sayangnya, barangkali belum terdapat alternatif untuk beberapa pengobatan kanker ini. Berdasarkan breastcancer.org, kerontokan rambut berlangsung lantaran kemoterapi menargetkan seluruh sel yang membelah dengan pesat, sel yang sehat serta sel kanker.
Folikel rambut, struktur di kulit yang diisi dengan pembuluh darah kecil yang membentuk rambut, merupakan beberapa sel yang sangat pesat berkembang dalam tubuh. Bila tidak tengah treatmen kanker, folikel rambut Anda membelah tiap-tiap 23 sampai 72 jam.
Namun lantaran kemo bekerja melawan sel kanker, ia pun merusak sel-sel rambut. Dalam beberapa minggu sesudah mulai kemo, anda barangkali kehilangan sebagian atau seluruh rambut.
3. Stress Berat
Jika rambut Anda mendadak rontok parah tanpa penyebab yang jelas, bisa jadi sebenarnya Anda tengah dilanda stress berat. Ya, terlalu banyak beban pikiran dapat menyulut rambut rontok. Terlebih jika Anda sendiri pun telah mempunyai bakat rambut rontok secara genetis. Sadari apa penyebab stress yang Anda rasakan dan kelola stress dengan cara yang positif. Umpamanya berolahraga, curhat ke orang yang dipercaya, atau menulis diary (buku harian).
4. Suka Menarik-narik Rambut
Apakah kebiasaan yang satu ini susah sekali Anda kendalikan? Hati-hati, tanpa sadar kebiasaan menarik-narik rambut ini dapat membuat pangkal rambut jadi lemah dan mudah patah.
Anda barangkali saja mempunyai keadaan trikotilomania. Trikotilomania merupakan dorongan besar yang susah dikendalikan untuk menarik-narik rambut. Tenang saja, dengan pengobatan yang tepat bersama ahli psikologi, Anda dapat mulai kurangi kebiasaan ini.
5. Mengikat Rambut Terlalu Kencang
Mengikat rambut terlalu kencang pun adalah penyebab rambut rontok. Rambut kucir kuda jadi andalan anda tiap hari? Sesungguhnya sah-sah saja, asalkan anda tidak mengikatnya terlalu kencang. Ya, mengucir rambut terlalu kencang pun dapat mengakibatkan rambut rapuh dan gampang rontok.
6. Efek Pemakaian Produk Rambut
Bagi Anda yang kerap gonta-ganti style rambut, perhatikan apabila rambut mulai lebih banyak rontoknya. Lantaran, produk rambut yang dipakai untuk meluruskan rambut, cat rambut, dan bahan-bahan dengan bahan kimia yang relatif keras dapat jadi penyebab rambut rontok.
Ada baiknya rawat rambut dengan kondisioner sehabis keramas dan keringkan rambut dengan angin sejuk saja, serta kurangi pemakaian hair dryer atau catokan rambut.
7. Keadaan Medis Khusus
Penyakit khusus seperti diabetes, lupus, dan hipertiroid diam-diam dapat merupakan penyebab rambut rontok. Salah satu cara sangat ampuh untuk kurangi rambut rontok ialah dengan menyembuhkan atau mengontrol penyakit utamanya.
Konsultasikan dengan dokter cara terbaik dan pengubahan gaya hidup yang dapat dijalankan untuk memperkecil komplikasi penyakit berbentuk rambut rontok.
Demikianlah beberapa penyebab rambut rontok yang sangat umum berlangsung. Apakah salah satuya adalah penyebab rambut anda rontok?
Wajib Tahu Nih Alasan Penting Rutin Menggunakan Produk Skincare
30 Maret 2022 | 1369
Menjalani aktivitas seharian di luar rumah akan sangat berdampak pada kesehatan kulit, terutama pada kulit wajah. Sinar matahari, polusi, asap rokok, udara kotor yang akan terus mengintai ...
Rekomendasi Aplikasi Android agar Blogging Jadi Lancar
16 Jun 2024 | 292
Kemajuan teknologi telah mengubah cara orang berkomunikasi, berbagi informasi, dan mengekspresikan diri. Salah satu bentuk ekspresi diri yang populer di era digital ini adalah melalui blog. ...
Peran AI dalam Mengembangkan Bisnis Online Rumahan di Tengah Persaingan Ketat
9 Apr 2025 | 140
Dalam era digital saat ini, banyak orang beralih ke bisnis online rumahan sebagai sumber penghasilan utama atau tambahan. Dengan kemudahan akses internet dan platform digital, siapa ...
Solusi Cerdas untuk Mengatasi Tantangan Social Listening
13 Maret 2025 | 156
Di era digital yang semakin maju, bisnis dan organisasi semakin menyadari pentingnya social listening. Social listening adalah proses mengawasi percakapan di media sosial terkait merek, ...
Yuk Hilangkan Bekas Jerawat Menggunakan Bahan Alami Berikut
26 Jul 2022 | 1052
Jerawat adalah masalah kulit yang dapat bertahan beberapa hari hingga beberapa minggu, sementara bekas jerawat dapat bertahan seumur hidup. Dan sama halnya juga dengan bekas jerawat yang ...
Tryout Online untuk Persiapan Nutrisionis Muda
21 Jun 2025 | 121
Dalam dunia pendidikan dan karir saat ini, persiapan yang matang sangat diperlukan untuk mencapai sebuah tujuan, terutama dalam menghadapi ujian atau seleksi. Salah satu cara yang efektif ...