

Aghil - WhatsApp merupakan salah satu aplikasi chat paling populer di dunia. Karena popularitasnya, tak jarang ada pengguna Whatsapp menjadi sasaran kejahatan.
Pelaku kejahatan biasanya membajak akun Whatsapp korban kemudian digunakan kepada hal-hal yang tak baik. Namun kini, ada modus baru dalam membobol akun Whatsapp, yakni dengan menggunakan aplikasi Whatsapp Business.
Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari firma keamanan siber F-secure, Mikko Hypponen. Selain Mikko, seorang blogger dengan nama akun @fbajri juga mengunggah twit dengan informasi serupa.
We're seeing a Whatsapp attack underway. If you get an unexpected text message from Whatsapp, do not share the code you got with anyone. Do not click the link. pic.twitter.com/wT9vsqCZx9
— @mikko (@mikko) November 26, 2020
Hati-hati sama modus kayak gini yang mau ambil alih Whatsapp kita.
Biasanya nomor yang mereka pake juga hasil dari ambil punya orang. pic.twitter.com/LoMIvY0DZk
— Fachry Ali (@fbajri) November 27, 2020
Berdasarkan cuitan tersebut, penipu menggunakan aplikasi Whatsapp Business untuk mencoba membajak akun Whatsapp korbannya. Yakni dengan menawarkan perubahan akun WhatsaApp target dari reguler ke Whatsapp Business.
Setelah nomor telepon dimasukkan, penipu melancarkan serangan melalui metode social engineering.
Caranya adalah dengan mengirimkan pesan kepada korban dengan dalih bahwa si penipu ini salah mengirimkan SMS.
Padahal, SMS yang berisi enam digit kode yang didapatkan korban berasal dari WhatsApp, bukan si penipu.
Nah, apabila terkecoh, maka korban bisa saja memberikan kode tersebut dengan sukarela. Bahkan, apabila meng-klik tautan (link) yang disertakan di dalam SMS, korban juga bisa kehilangan akun WhatsApp mereka.
Si penipu ini lantas bakal menggunakan akun WhatsApp Business yang berhasil dibajak, dan lantas membidik target lainnya dengan cara serupa.
Untuk mengantisipasi hal ini, disarankan menggunakan fitur pengaman akun Whatsapp, yakni verifikasi dua langkah (Two Step Verification).
Pengguna bisa pergi ke menu Pengaturan/Setting, kemudian pilih Account/Akun, kemudian pilih "Two-step verification".
Jika belum diaktifkan, ketuk opsi "Enable" (aktifkan) lalu masukan enam digit PIN sesuai kehendak dan ulangi untuk konfirmasi.
Langkah berikutnya, Anda akan diminta untuk mengisi e-mail. Sebenarnya langkah ini bersifat opsional. Jika tidak berkenan, pengguna bisa memilih untuk "lewati".
Namun, sangat dianjurkan untuk tetap mengisi alamat e-mail. Tapi perlu diingat, alamat e-mail yang digunakan sebaiknya juga memiliki pengamanan yang baik.
Setelah alamat e-mail diisi dan dikonfirmasi, verifikasi dua langkah lantas akan aktif. Jika Anda kembali ke beranda perpesanan, maka Anda akan diminta untuk memasukan PIN yang telah didaftarkan tadi.
19 Nov 2020 | 1487
Akhirnya Gubernur Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan dari pihak kepoliasian pada hari Selasa 17 November 2020, karena harus menjelaskan atau mengklarifikasi masalah pelanggaran ...
Menyongsong Pemilu 2029: Panduan Lengkap Persiapan dan Strategi
16 Jan 2026 | 217
Tahun 2029 menjadi titik penting bagi dunia politik Indonesia, karena persiapan pemilu 2029 sudah mulai menjadi fokus utama bagi calon legislatif, calon presiden, dan partai politik. ...
Perhatikan Jenis Makanan yang Dikonsumsi Saat Sahur Jika Ingin Puasa Bugar
23 Apr 2020 | 1374
Bulan Ramadhan datang. Umat Islam juga siap melaksanakan ibadah puasa dan berbagai ibadah yang lain, baik siang ataupun malam hari. Di siang hari energi pastinya lebih terperas sebab ...
Optimasi AI Agents untuk SEO Modern dan Human Content sebagai Strategi Adaptif di Era Digital 2026
6 Mei 2026 | 86
Perkembangan teknologi pencarian berbasis kecerdasan buatan telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik optimasi mesin pencari. Pada tahun 2026, konsep SEO tidak lagi terbatas pada ...
Pemimpin Humanis di Tubuh TNI, Kiprah KSAD Dudung Abdurachman
15 Agu 2025 | 327
Di balik wajah tegas dan disiplin militer, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dikenal sebagai sosok yang membawa wajah humanis dalam kepemimpinan TNI. Selama menjabat sebagai Kepala ...
11 Okt 2025 | 245
Dalam lanskap pendidikan tinggi yang terus berubah, kampus memiliki peran krusial dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan ...