RajaKomen
Semakin Menurunnya Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum Saat Anies Baswedan Dipanggil Pihak Kepolisian

Semakin Menurunnya Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum Saat Anies Baswedan Dipanggil Pihak Kepolisian

19 Nov 2020
1550x

Akhirnya Gubernur Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan dari pihak kepoliasian pada hari Selasa 17 November 2020, karena harus menjelaskan atau mengklarifikasi masalah pelanggaran tentang protokol kesehatan Covid-19 di acara Habib Rizieq Shihab (HRS).

Yang jadi permasalahan disini adalah mengapa ketika ada kerumunan di acara pernikahan putri dari HRS menjadi seolah itu adalah suatu pelanggaran besar protokol kesehatan Covid-19. Seakan ingin menjatuhkan sang Gubernur, pihak kepolisian pun langsung memanggilnya karena dinilai telah terjadi pelanggaran Protokol Kesehatan di DKI Jakarta.

Publik pun bereaksi dengan pemanggilan Anies Baswedan tersebut, karena sebelumnya memang banyak sekali kerumunan yang sudah terjadi dibanyak wilayah di Indonesia. Salah satunya ketika ada demo penolakan UU Omnibus Law, juga ada anak presiden yang melakukan kampanye dengan mengumpulkan banyak masa.

Lalu kenapa saat ada acara pernikahan putri dari seorang HRS kerumunan ini baru dipermasalahkan?

Publik pun tentu akan menilai bahwa penegakan hukum yang tidak adil serta kepercayaan tentang adanya Covid-19 akan semakin menurun, dan publik akan semakin percaya bahwa Covid-19 memang tidak begitu berbahaya seperti apa yang sering diberitakan oleh media.

Begitupun penegakan hukum yang mempersoalkan tentang pelanggaran protokol kesehatan seakan hanya akan menindak pelanggar yang bersebrangan dengan pemerintah saja. Berbeda sekali jika yang melanggar protokol kesehatan tersebut adalah seorang yang memihak kepada pemerintah atau satu haluan dengan rezim saat ini tentu akan aman-aman saja tanpa ada tindakan atau pun denda.

Fenomena ketidakadilan ini pun sampai kepada Dokter yang sekaligus pegiat media sosial, Tirta Mandira Hudhi, yang menilai para penegak protokol kesehatan Covid-19 tidak berani untuk memberikan sanksi kepada tokoh berpengaruh yang satu haluan dengan pemerintah saat ini.

Hal itu diungkapkannya dalam acara Indonesia Lawyers Club bertajuk ILC Prokes Dilanggar, Selasa (17/11/2020) malam. Menurutnya kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 cenderung menurun lantaran sejak awal kondisinya tidak berubah signifikan kendati telah melakukan pembatasan sejak Maret 2020.

Kepercayaan publik itu, jelasnya, kian menurun lantaran melihat penegakan protokol yang tebang pilih.

Tirta juga mencontohkan tidak adanya ketegasan dari aparat dalam kampanye Pilkada 2020. Kampanye Pilwakot Solo dengan salah satu calonnya adalah Gibran Rakabuming, putra Presiden Joko Widodo, menjadi salah satu contohnya.

Mungkin pernyataan Tirta juga bisa menjadi salah satu perwakilan dari banyaknya publik yang menilai bahwa penegakan keadilan tentang protokol kesehatan Covid-19 yang tidak sama rata.

 

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Ini 7 Manfaat Daun Mint yang Dingin dan Menyegarkan untuk Kesehatan

Ini 7 Manfaat Daun Mint yang Dingin dan Menyegarkan untuk Kesehatan

Herbal      

17 Mei 2020 | 1681


Di balik sensasi rasanya yang dingin dan menyegarkan, manfaat daun mint amat hebat bagi kesehatan. Daun herba ini dikenali menjadi salah satu tanaman asal vitamin A yang baik buat kesehatan ...

Mempersiapkan Ujian: Pentingnya Tryout Online untuk Profesi Fisioterapi

Mempersiapkan Ujian: Pentingnya Tryout Online untuk Profesi Fisioterapi

Pendidikan      

26 Jun 2025 | 219


Dalam era digital saat ini, pendidikan semakin bergantung pada teknologi, termasuk dalam persiapan ujian profesi. Salah satu cara yang efektif untuk mempersiapkan diri adalah dengan ...

Facebook

Pakai Fitur ‘Lupa Kata Sandi’? Ini Hal yang Harus Kamu Perhatikan

Tips      

10 Apr 2025 | 221


Kehilangan akses ke akun Facebook Anda karena lupa kata sandi adalah pengalaman yang umum dialami banyak orang. Saatnya untuk tidak panik, karena Facebook menyediakan fitur ‘Lupa Kata ...

Latihan Soal CPNS CASN Gratis dan Pembahasan Lengkap 2026 untuk Persiapan Seleksi ASN

Latihan Soal CPNS CASN Gratis dan Pembahasan Lengkap 2026 untuk Persiapan Seleksi ASN

Tips      

13 Apr 2026 | 185


Seleksi CPNS dan CASN pada tahun 2026 diprediksi akan semakin kompetitif seiring dengan meningkatnya jumlah pelamar setiap tahunnya. Kondisi ini menuntut peserta untuk memiliki strategi ...

Sejumlah Keuntungan Jika Bergabung Bersama PAFI

Sejumlah Keuntungan Jika Bergabung Bersama PAFI

Tips      

4 Jul 2024 | 458


Dalam mengembangkan karir di dunia farmasi, bergabung dengan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) dapat menjadi langkah cerdas dan bermanfaat. PAFI menawarkan berbagai kelebihan bagi ...

Strategi Branding Politik Caleg NasDem yang Menjadi Sorotan Netizen

Strategi Branding Politik Caleg NasDem yang Menjadi Sorotan Netizen

Tips      

26 Maret 2025 | 208


Dalam gelaran pemilihan umum yang semakin dekat, strategi branding politik menjadi salah satu kunci utama bagi calon legislatif (caleg) untuk meraih perhatian masyarakat. Partai Nasional ...

Copyright © Tolonglah.com 2018 - All rights reserved