Tryout.id
zakat maal harta

Soal Harta dalam Islam

11 Maret 2025
233x

Dalam kehidupan dunia, kita dikelilingi oleh hal-hal atau benda-benda yang kita klaim sebagai milik kita. Keluarga, rumah, pekerjaan, panca indera, harta, ilmu pengetahuan, keahlian, dan lain sebagainya semua kita sebut sebagai milik kita. Tapi benarkah itu semua milik kita? Sejak kapan semua itu menjadi milik kita?

Hal ini sering kita lupakan. Kita sering lupa bahwa kita bukanlah pemilik mutlak, sampai-sampai bersikap seolah-olah kitalah pemilik sepenuhnya segala hal yang kita anggap hak milik. Sehingga, kita memperlakukannya sesuai dengan selera dan nafsu duniawi, bukan disesuaikan dengan keinginan sang pemilik mutlak, yaitu Allah SWT.

Hal ini juga terjadi pada harta. Kita sering lupa bahwa ia hanyalah titipan dari Allah SWT. Di balik itu sebenarnya ada tanggung jawab, ada amanah, bahkan ada sebagian darinya milik orang lain yang harus kita tunaikan haknya.

 

Ada beberapa hal yang harus diingat oleh umat Islam dalam menyikapi harta benda, yaitu:

Pertama, harta adalah anugerah dari Allah yang harus disyukuri. Tidak semua orang mendapatkan kepercayaan dari Allah SWT untuk memikul tanggung jawab amanah harta benda. Karenanya ia harus disyukuri sebab jika mampu memikulnya, pahala yang amat besar menanti.

Kedua, harta adalah amanah dari Allah yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik harta melimpah, ada tanggung jawab dan amanah yang mesti ditunaikan. Harta yang tidak dinafkahkan di jalan Allah akan menjadi kotor, karena telah bercampur bagian halal yang merupakan hak pemiliknya dengan bagian haram yang merupakan hak kaum fakir, miskin, dan orang-orang yang kekurangan lainnya.

Firman Allah SWT dalam surah at-Taubah (9) ayat 103,

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

 

Ketiga, harta adalah bekal beribadah. Kekayaan adalah salah satu sarana ibadah. Ia bukan hanya menjadi ibadah kala dinafkahkan di jalan Allah, ia bahkan sudah bernilai ibadah kala manusia dengan ikhlas mencari nafkah untuk keluarganya dan selebihnya untuk kemaslahatan umat. Jika harta dipergunakan sebaik-baiknya, pahala yang amat besar menanti. Namun jika tidak, siksa Allah amatlah pedih.

Demikianlah, semoga kita tergolong orang-orang yang pandai menyikapi harta benda sesuai dengan ketentuan-Nya. Aamiin.

Ditulis oleh Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation, Prof. KH. Miftah Faridl.

SEDEKAH DISINI

Berita Terkait
Baca Juga:
Implementasi Strategi Internet Marketing untuk Membangun Loyalitas Pelanggan Secara Konsisten dan Terukur

Implementasi Strategi Internet Marketing untuk Membangun Loyalitas Pelanggan Secara Konsisten dan Terukur

Tips      

18 Feb 2026 | 62


Dalam dinamika persaingan bisnis digital, pertanyaan mengenai bagaimana cara membangun loyalitas pelanggan melalui strategi internet marketing menjadi semakin relevan. Loyalitas pelanggan ...

Syarat Menjadi CASN: Informasi Terkini dari BKN dan Kementerian PANRB

Syarat Menjadi CASN: Informasi Terkini dari BKN dan Kementerian PANRB

Pendidikan      

16 Apr 2025 | 209


Pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) merupakan salah satu langkah penting bagi masyarakat yang ingin mengabdi kepada negara. Proses ini dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara ...

Sosial Media

Jasa Auto Like Aman: Solusi Cerdas Tingkatkan Popularitas Konten

     

8 Apr 2025 | 189


Di era digital saat ini, kehadiran di media sosial telah menjadi salah satu aspek terpenting dalam membangun citra dan reputasi. Baik individu maupun perusahaan, keduanya berusaha untuk ...

promosi kuliner pedas

Makanan Pedas dan Jajanan Kaki Lima: Sensasi dari Warung Makan yang Tak Terlupakan

Kuliner      

7 Jun 2025 | 193


Menjelajahi kuliner pedas di warung makan tidak hanya memberikan kepuasan lidah, tetapi juga mengajak kita untuk mengenal keanekaragaman budaya Indonesia. Di sepanjang jalan, jajanan kaki ...

Profil Abdul Wahid (PKB) Daerah Pemilihan Riau II

Dari Tanah Riau ke Parlemen: Abdul Wahid dan Perjuangan Suara Rakyat di DPR

Politik      

8 Jun 2025 | 195


Profil Abdul Wahid (PKB) Daerah Pemilihan Riau II menunjukkan komitmen yang kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. Sebagai salah satu calon legislatif dari Partai ...

Cara Meningkatkan Engagement Instagram, Simak Tips Berikut Ini

Cara Meningkatkan Engagement Instagram, Simak Tips Berikut Ini

Tips      

4 Agu 2021 | 1147


Meningkatkan engagement Instagram adalah salah satu teknik promosi di sosial media. Dengan menggunakan social media marketing, kita bisa membuat brand menjadi lebih dikenal orang ...

Copyright © Tolonglah.com 2018 - All rights reserved