

Penyakit maag atau disebut juga dipepia, adalah gangguan pencernaan yang digambarkan sebagai perasaan tidak nyaman atau nyeri di perut bagian atas. Rasa sakit itu mungkin datang dan pergi, tetapi hampir selalu ada. Kamu mungkin merasa terlalu kenyang setelah makan atau terlalu kenyang untuk menghabiskan makan. Orang dari segala usia juga bisa terkena maag.
Istilah maag mengacu pada sekelompok gejala yang sering kali meliputi kembung, ketidaknyamanan, mual, dan sendawa. Pada sebagian besar kasus, gangguan pencernaan terkait dengan makan atau minum. Gejala maag bisa berfluktuasi dalam frekuensi dan intensitas, kondisi ini juga biasanya terjadi selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Oleh karena tak hanya melakukan pengobatan, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat juga penting dilakukan untuk meringankan gejalanya.
Perubahan Gaya Hidup untuk Atasi Maag
Karena maag lebih merupakan gejala daripada penyakit, pengobatan biasanya tergantung pada kondisi yang mendasari penyebab gangguan pencernaan. Dispepsia sering kali ringan dan dapat dikelola dengan perubahan pola makan dan gaya hidup sebelum komplikasi berkembang. Ada beberapa gaya hidup sehat yang bisa dilakukan, antara lain :
Perubahan Terkait Pola Makan. Seperti makan makanan dalam porsi kecil tetapi sering, hindari makan makanan porsi besar, serta mencoba untuk tidak melewatkan makan. Coba juga untuk meluangkan waktu untuk mengunyah dengan benar dan bersantai pada waktu makan untuk memberi tubuh waktu untuk mencernanya. Hindari juga makan larut malam atau sebelum tidur.
Perubahan Terkait Jenis Makanan. Ini karena beberapa makanan bisa memperlambat pengosongan perut dan memperparah refluks. Cobalah untuk mengurangi asupan atau hindari makanan seperti makanan pedas, minuman bersoda, bawang, buah jeruk, makanan berlemak misalnya keju penuh lemak, krim, kue, pai, kue kering, dan minuman yang mengandung kafein seperti teh, kopi, minuman bersoda.
Perubahan Terkait Sikap Tubuh selama Makan. Pasalnya, postur tubuh yang buruk dapat memperburuk gejala maag, jadi cobalah untuk makan sambil duduk tegak serta menghindari membungkuk atau berbaring segera setelah makan. Kamu juga bisa mencoba kenakan pakaian yang lebih longgar di sekitar perut, dan hindari ikat pinggang atau pakaian dalam yang ketat. Jika gejala maag memburuk di malam hari, kamu mungkin merasa lebih baik saat tidur dengan lebih tegak.
Perubahan Gaya Hidup Lainnya. Misalnya berhenti merokok dan membatasi asupan alkohol atau menghindarinya sama sekali. Jika kamu kelebihan berat badan, cobalah untuk menguranginya dengan diet sehat dan olahraga. Menurunkan berat badan membantu mengurangi tekanan pada perut dan mencegah isinya keluar ke atas ke kerongkongan. Kamu juga mungkin merasa terbantu untuk menuliskan semua yang kamu makan dan minum selama beberapa hari dan mencatat waktunya. Ini dapat membantu kamu mengidentifikasi makanan tertentu yang membuat gejala menjadi lebih buruk.
Waspadai Komplikasi Penyakit Maag
Ada 3 komplikasi yang berkaitan dengan penyakit maag, antara lain :
Esofagus Barret. Kondisi ini disebabkan oleh paparan asam lambung di kerongkongan secara terus-menerus, yang menyebabkan perubahan pada sel-sel di lapisan bagian bawah kerongkongan menjadi sel kanker.
Stenosis Pilorus. Komplikasi ini terjadi ketika asam lambung menyebabkan iritasi jangka panjang pada lapisan sistem pencernaan. Pilorus adalah jalur antara lambung dan usus kecil. Pada kasus stenosis pilorus, pilorus menjadi parut dan menyempit. Alhasil, makanan tidak bisa dicerna dengan baik.
Penyempitan Esofagus. Kondisi ini terjadi bila seseorang mengalami sakit maag berulang akibat refluks asam. Gejala yang muncul biasanya berupa sulit menelan dan nyeri pada bagian dada.
Jika kamu masih membutuhkan saran dokter untuk mencegah atau mengatasi sakit maag yang kamu alami, jangan ragu untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun, dan jangan ragu untuk bertanya tentang efek samping atau pertanyaan lainnya. Kamu bisa memanfaatkan layanan call center HALO PAFI dari https://pafikotacianjur.org/. Layanan ini akan membantu sobat untuk mengetahui informasi obat farmasi yang terpercaya, seperti obat sakit maag. Bisa juga kamu melakukan pengaduan atau keluhan kefarmasian agar mendapatkan solusi yang tepat.
Strategi Konten Video untuk UMKM Agar Menarik Audiens Digital
21 Feb 2026 | 71
Konten video telah menjadi format komunikasi yang dominan di platform digital. Strategi konten video untuk UMKM agar menarik audiens digital menjadi bagian penting dari bagaimana solusi ...
Profil Shanty Alda Nathalia: Calon Anggota DPR dari PDI-P di Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX
28 Jun 2025 | 162
Profil Shanty Alda Nathalia (PDI-P) Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX menarik untuk disimak, terutama bagi para pemilih yang ingin mengetahui lebih jauh tentang calon legislatif mereka. ...
Strategi Lolos CPNS dengan Memahami Sistem Penilaian CPNS Lebih Awal
13 Apr 2025 | 195
Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah impian banyak orang di Indonesia. Setiap tahun, ribuan pelamar mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, untuk lolos dalam proses ...
Dwi Larso Calon Rektor ITB 2020-2025 Berdedikasi Tinggi
3 Okt 2019 | 1984
Institut Teknologi Bandung atau ITB beberapa hari lagi akan mengumumkan 10 calon Rektor yang rencananya akan diumumkan pada tanggal 10 Oktober 2019 dari 30 nomine yang mengikuti proses ...
7 Panduan Memelihara Pashmina Sifon Supaya Tetap Awet dan Terjaga
16 Maret 2020 | 1814
Penggemar jilbab pasti telah kenal dengan materi sifon. Materi satu ini benar-benar amat enak buat dipakai sebagai jilbab. Termasuk buat jenis pashmina. Walaupun ukurannya tak terlampau ...
Deforestasi Legal Tinggi di Sumatra: Hutan yang Menjerit
23 Jan 2026 | 155
Pulau Sumatra, dengan hutan-hutannya yang dahulu lebat dan subur, kini mulai kehilangan nafasnya. Pepohonan tinggi yang menyejukkan, sungai yang mengalir jernih, dan tanah yang subur ...