RajaKomen
mendikdasmen

Rayonisasi SPMB Cegah Blank Spot Sekolah Negeri, Kemendikdasmen Pastikan Pemerataan Akses SMA

5 Jul 2025
216x

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan inovasi dalam kebijakan penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026. Melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), jalur zonasi kini diubah menjadi jalur domisili dengan pendekatan rayonisasi. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya blank spot atau wilayah tanpa akses ke sekolah negeri sama sekali.

“Kalau kita pakai zonasi, yang di dalam lingkaran zonasi itu saja yang dapat akses ke sekolah negeri. Sementara, radius di luar zonasi tidak terjangkau. Apalagi kalau dalam satu zonasi ada tiga sekolah negeri yang berdekatan, ini bisa timpang,” ujar Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, Jumat, 13 Juni 2025.

Dengan sistem rayonisasi, pembagian wilayah menjadi lebih adil. Gogot menjelaskan setiap sekolah negeri diberi mandat untuk mengampu kecamatan tertentu dalam wilayah administratif. Sebagai contoh, SMA Negeri 1 mengampu wilayah A dan B, SMA Negeri 2 mengampu wilayah C dan D, dan seterusnya. Hal ini dilakukan agar seluruh kecamatan di suatu daerah terlayani dan tidak tertinggal dari sisi akses pendidikan.

“Kami bagi rayonisasi, supaya semua kecamatan tertampung di SMA negeri terdekat. Ini agar tidak ada daerah yang tidak terkover oleh sekolah negeri,” jelas Gogot.

Uniknya, sistem rayonisasi ini hanya diterapkan pada jenjang SMA, karena kompleksitas persebaran dan daya tampung yang berbeda-beda. Siswa yang tinggal di perbatasan kabupaten/kota dalam satu provinsi tetap bisa mendaftar di sekolah negeri tetangga yang masuk dalam satu rayon.

Kemendikdasmen pun memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah—melalui peraturan gubernur, bupati/wali kota, atau keputusan teknis—untuk menetapkan cakupan wilayah rayonisasi sesuai kondisi lokal.

Perubahan sistem ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 yang resmi berlaku sejak 28 Februari 2025. Dalam SPMB 2025, terdapat empat jalur penerimaan: domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masing-masing jalur diberikan kuota minimum agar penerimaan lebih inklusif dan merata.

Gogot optimistis dengan penerapan rayonisasi, distribusi siswa dan pemerataan pendidikan akan semakin adil di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, pendekatan ini diyakini mampu menghilangkan stigma sekolah favorit karena semua sekolah negeri didorong untuk memiliki mutu layanan yang setara.

Baca Juga:
Meningkatkan Kepercayaan Publik

Pentingnya Good Governance dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik terhadap Kementerian Perekonomian

Politik      

28 Feb 2025 | 226


Good governance atau tata kelola yang baik merupakan konsep penting dalam pengelolaan pemerintahan yang efektif. Dalam konteks Kementerian Perekonomian, penerapan prinsip-prinsip good ...

News Monitoring

Bukan Hanya Publikasi, tapi Dampaknya: Alasan Pentingnya Pantau Media Online

Tips      

24 Apr 2025 | 193


Dalam era digital saat ini, pemantauan berita online menjadi salah satu aspek penting bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan berdaya saing. Dengan begitu banyak informasi yang ...

Galeri Investasi Syariah: Katalisator Perubahan Paradigma Investasi di Indonesia

Galeri Investasi Syariah: Katalisator Perubahan Paradigma Investasi di Indonesia

Pendidikan      

5 Maret 2025 | 206


Di tengah arus modernisasi keuangan, Universitas Ma’soem dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat meluncurkan Galeri Investasi Syariah (GIS), sebuah inisiatif yang lebih dari sekadar ...

sosmed lead gen sekolah online

Rajakomen.com: Solusi Ampuh untuk Sosmed Lead Gen Sekolah Online yang Efektif

Tips      

10 Jun 2025 | 158


Di era digital yang serba cepat ini, keberadaan di media sosial bukan lagi pilihan, melainkan keharusan, terutama bagi lembaga pendidikan seperti sekolah online. Media sosial telah ...

Pesantren Al Masoem

Panduan Lengkap PPDB Al Masoem Bandung 2024: Semua yang Perlu Anda Ketahui

Pendidikan      

16 Mei 2024 | 654


PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) merupakan salah satu agenda penting dalam dunia pendidikan setiap tahunnya. Terlebih lagi, di Kota Bandung, PPDB menjadi momen yang dinantikan oleh ...

Google

Panduan Mengikuti Tes Antropometri bagi Calon Taruna Akpol

Tips      

4 Maret 2025 | 371


Tes Akpol Antropometri adalah salah satu tahapan penting dalam seleksi penerimaan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Tes ini bertujuan untuk menilai fisik dan postur tubuh calon ...

Copyright © Tolonglah.com 2018 - All rights reserved