RajaKomen
Gubernur Terbodoh

Kesalahan Gubernur Terbodoh North Carolina Karena Menunda Kongres Penting

15 Des 2023
723x

Ucapan seorang tokoh akan mendapatkan banyak tanggapan dari berbagai pihak, baik yang suka maupun tidak suka. Bahkan ucapan biasa dapat dipelintir oleh lawan sehingga menjatuhkan nama tokoh politik tersebut.

Hal ini juga terjadi pada gubernur North Carolina, negara bagian Amerika Serikat sehingga mendapat julukan sebagai gubernur terbodoh. 

Sebutan tersebut tentu tidak enak, apalagi jika diucapkan lawan politik yang bisa menjatuhkan karir dalam dunia politik tersebut. Hal ini berkaitan dengan ucapan dari Bev Perdue yang menjabat sebagai gubernur North Carolina. Apalagi ucapan tersebut berkaitan dengan politik di negara tersebut. 

Usul penundaan Kongres

Tindakan konyol yang membuat Perdue mendapat sebutan gubernur terbodoh adalah usulan untuk menunda kongres selama dua tahun. Ucapan tersebut disampaikan di hadapan di hadapan klub Rotary di Cary, NC. Hal tersebut langsung menuai pro dan kontra. 

Dalam ucapannya tersebut Perdue menyebutkan bahwa usulan penundaan tersebut tidak akan berdampak buruk karena akan disampaikan kepada pemilih. Pejabat akan menyampaikan bahwa jika dan penundaan kongres dan masa jabatan bertambah dua tahun, tidak akan disalahgunakan. 

Hal ini dinilai sangat konyol mengingat tidak ada hal urgen yang membuat kongres harus ditunda. Usulan tersebut juga menyebabkan banyak pihak yang menilai Perdue merupakan tokoh politik yang mudah mengubah aturan untuk kepentingan pribadi dan golongan tertentu. 

Banyak kritik yang dilontarkan padanya karena usulan tersebut, termasuk dari berbagai pihak, termasuk dari Partai Republik setempat, Drudge Report, dan Rush Limbaugh. Sebagai tindak kelanjutan dari reaksi berbagai pihak tersebut, PerDue menyampaikan bahwa apa yang diucapkan merupakan sindiran. Namun ternyata ucapan konyol tersebut memicu gejolak. 

Meski awalnya banyak kritikan pedas namun ada pihak yang menanggapi ucapan dari PerDue tersebut secara positif, yaitu Harold Meyerson. Dalam majalah The American Prospect, tokoh tersebut menyampaikan bahwa reformasi yang akan menciptakan pemerintahan yang lebih representatif adalah dengan mengubah waktu pelaksanaan pemilihan dan masa jabatan anggota Kongres.

Perubahan yang sesuai dengan ucapan PerDue ini dinilai justru dapat memperbaiki situasi politik yang terjadi. Menurut tokoh satu ini apabila anggota DPR diberikan masa jabatan empat tahun yang bersamaan dengan masa jabatan presiden, mereka akan bertanggung jawab kepada elektorat yang lebih besar yang sama.

Kebijakan ini juga akan berlaku untuk senator. Menurut Harold Meyerson, ini bukanlah pemilihan parlementer, calon presiden, senator, dan perwakilan. Pemilihan akan tetap dilakukan secara terpisah, tetapi setidaknya pejabat terpilih semua akan mendapatkan kekuasaannya dari elektorat yang sama. 

Tanggapan positif dari perspektif yang berbeda ini tentu bisa diharapkan mampu membersihkan dan kembali mengangkat nama gubernur North Carolina tersebut, namun kenyataannya tidak demikian. Banyak pihak yang sudah terlanjur tidak suka dengan apa yang disampaikan oleh PerDue tersebut yang berdampak panjang. 

Beberapa pihak masih terus memberikan dukungan, seperti usulan cara pembagian wilayah pemilihan Kongres, membuat lebih banyak distrik menjadi kompetitif dan meningkatkan kemungkinan kandidat sentris untuk menang. Ada juga pihak yang mengusulkan untuk mengubah aturan filibuster Senat mencegah pembatasan usulan. 

Apapun tanggapan, sanggahan maupun dukungan yang diberikan kepada PerDue ternyat ucapan sebelumnya yang menurut gubernur North Carolina sebagai sindiran tersebut tidak bisa secara langsung memperbaiki namanya. 

Anggapan bahwa PerDue merupakan gubernur terbodoh karena memberikan usulan untuk penundaan kongres sudah terlanjur melekat. Meski banyak pihak yang dapat menjelaskan manfaat dan keuntungan penundaan kongres selama dua tahun, tetap membuat banyak pihak yang menilai buruk pada PerDue. 

Baca Juga:
Teknik Promosi Kreatif Lewat Konten Nostalgia: Bikin Audiens Auto Tersentuh

Teknik Promosi Kreatif Lewat Konten Nostalgia: Bikin Audiens Auto Tersentuh

Tips      

19 Apr 2025 | 187


Dalam dunia pemasaran yang terus berkembang, teknik promosi kreatif menjadi salah satu elemen penting untuk menarik perhatian audiens. Salah satu pendekatan terbaru yang sedang banyak ...

Rubah Gaya Hidup untuk Meringankan Maag

Rubah Gaya Hidup untuk Meringankan Maag

Gaya Hidup      

4 Jul 2024 | 404


Penyakit maag atau disebut juga dipepia, adalah gangguan pencernaan yang digambarkan sebagai perasaan tidak nyaman atau nyeri di perut bagian atas. Rasa sakit itu mungkin datang dan pergi, ...

pesantren Al Masoem

5 Hal yang Menjadi Alasan, Kenapa Anak Jaman Sekarang Seperti Kurang Beradab

Pendidikan      

22 Feb 2024 | 1335


Anak jaman sekarang identik dengan generasi yang kurang beradab. Bukan berarti semua anak jaman sekarang tidak beradab tapi rata rata seperti yang kita lihat di media sosial anak jaman ...

Penemuan Telepon: Menghubungkan Dunia dengan Suara

Penemuan Telepon: Menghubungkan Dunia dengan Suara

Pendidikan      

28 Mei 2024 | 384


Penemuan telepon telah membawa perubahan besar dalam sejarah teknologi komunikasi dan cara manusia berinteraksi satu sama lain. Sejak Alexander Graham Bell mengirimkan kata-kata pertama ...

manajemen_bisnis_syariah_s1_image

Mungkinkah Kuliah S1 Manajemen Bisnis Syariah Gratis Tanpa Biaya Lewat Beasiswa Rektor Kuota Terbatas

Pendidikan      

23 Feb 2026 | 198


Ma’soem University secara resmi membuka pendaftaran jalur khusus beasiswa rektor pada Februari 2026 ini bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan sarjana tanpa beban biaya ...

Profil Ashraff Abu (Golkar) Daerah Pemilihan Jawa Tengah X

Ashraff Abu: Calon Legislatif dari Golkar di Daerah Pemilihan Jawa Tengah X

Politik      

28 Jun 2025 | 141


Profil Ashraff Abu (Golkar) Daerah Pemilihan Jawa Tengah X adalah topik yang menarik perhatian banyak masyarakat, terutama menjelang Pemilihan Umum yang akan datang. Sebagai calon ...

Copyright © Tolonglah.com 2018 - All rights reserved