

Jahe, khususnya jahe merah, kunyit, temulawak, ditambah jeruk nipis dan serai, banyak dicari orang baru-baru ini, bersamaan terus-menerusnya pemberitaan mengenai tersebarnya virus corona baru. Bumbu dan jamu tradisional dikabarkan bisa memperkuat daya tahan tubuh mencegah virus dan bakteri. Manfaat dan kegunaan bumbu berseliweran diupload dan disebarkan lewat media sosial.
Tidak aneh, ada yang memperoleh berkah tiba-tiba. Penjual jamu tradisional sontak kebanjiran pesanan. Penjual sayur yang umumnya tak menyertakan rempah di lis barang jualannya, sekarang memajang jahe, jahe merah, temulawak, kunyit, dan sebagainya.
Virus corona juga menjadi obrolan hangat di antara orang dagang dan pembeli, atau antarpedagang. Tiap-tiap orang kelihatannya mengenali corona.
Dikabarkan temulawak yang pada hari Senin 2 Maret 2020 masih ada pada kisaran Rp7.000 setiap kilogram, pada hari Rabu 4 Maret 2020 segera meroket menjadi Rp25. 00 setiap kilo. Berita di Warta Ekonomi mengatakan jahe merah yang umumnya ada di kisaran harga Rp50. 000-Rp70.000 setiap kilogram, meningkat menjadi Rp100. 000-Rp150. 000.
Jahe mempunyai nama Latin Zingiber officinale. Mengutip dari Wikipedia, jahe ialah tanaman rimpang yang amat terkenal selaku bumbu dan bahan obat. Rimpangnya memiliki bentuk seperti jari-jari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa menonjol pedas diakibatkan senyawa keton yang memiliki nama zingeron.
Ada 3 macam jahe yang terkenal di pasaran, ialah jahe merah, jahe kuning, dan jahe gajah atau jahe badak.
Jahe gajah atau jahe badak adalah jahe yang sangat disukai di pasaran internasional. Wujudnya besar, gemuk, dan rasanya tak begitu pedas. Daging rimpang berwarna kuning sampai putih.
Jahe kuning ialah jahe yang banyak dipakai selaku bumbu masakan, khususnya untuk pemakain lokal. Rasa dan aromanya cukup tajam. Ukuran rimpangnya sedang dengan berwarna kuning.
Jahe merah mengandung minyak atsiri yang melimpah dan rasanya paling pedas sehingga tepat sekali dijadikan bahan dasar jamu dan farmasi. Ukuran rimpangnya sangat kecil dengan kulit berwarna merah. Seratnya lebih besar ketimbang jahe umumnya.
Bubuk jahe adalah hasil olahan lebih lanjut dari jahe memakai teknologi industri. Jahe dikeringkan, lalu digiling dengan kelembutan butiran bubuk yang telah ditetapkan. Bubuk jahe dibutuhkan untuk kebutuhan jamu, alkohol, dan farmasi. Umumnya memakai bahan baku jahe kering.
Cara Mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor untuk Keamanan Facebook
29 Maret 2025 | 498
Keamanan akun media sosial sangat penting, terutama di platform populer seperti Facebook. Salah satu langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan keamanan adalah dengan mengaktifkan ...
Keuntungan Dan Risiko Dalam Jual Beli Backlink Untuk SEO
26 Maret 2025 | 195
Dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO), backlink memainkan peran yang sangat penting. Backlink yang berkualitas dapat meningkatkan otoritas domain, membantu dalam peringkat di halaman ...
Berbagai Keutamaan Mengamalkan Surat Al Waqiah Secara Rutin
13 Apr 2023 | 954
Surat Al Waqiah adalah salah satu surat yang popular dan berada di dalam Alquran. Menceritakan tentang bagaimana hari kiamat terjadi. Selain itu, dalam surat ini juga terdapat keterangan ...
Tips Menggunakan Iklan Berbayar di Sosial Media untuk Pertumbuhan Bisnis
6 Maret 2025 | 176
Dalam era digital saat ini, penggunaan sosial media sebagai salah satu platform promosi bisnis telah menjadi semakin populer. Banyak perusahaan dari berbagai skala, baik kecil maupun besar, ...
Manfaat Buah Pepaya yang Harus Kamu Ketahui
21 Okt 2022 | 993
Buah pepaya biasanya kita konsumsi langsung untuk dijadikan campuran dalam rujak buah. Bagaimanapun cara makannya pepaya akan terasa lezat dengan rasa manis dan tekstur ...
Subscriber Masih Sedikit? Gunakan Jasa Ini untuk Hasil Cepat
20 Apr 2025 | 177
Dalam era digital saat ini, memiliki jumlah subscriber yang banyak di platform media sosial atau saluran YouTube merupakan impian banyak orang, terutama para konten kreator. Sebab, semakin ...