

Institut Teknologi Bandung atau ITB beberapa hari lagi akan mengumumkan 10 calon Rektor yang rencananya akan diumumkan pada tanggal 10 Oktober 2019 dari 30 nomine yang mengikuti proses Pemilihan Rektor ITB untuk periode 2020-2025 mendatang. Untuk memutuskan ke sepuluh calon rektor, dilakukan rapat bersama tim Panel Ahli setelah dilakukannya assessment sebagai bagian dari penilaian. Dan pada tanggal 10 Oktober nanti akan diumumkan 10 nama bakal calon Rektor ITB.
Sebelumnya 30 nomine rektor telah memberikan paparan serta melakukan tanya jawab tentang ITB pada lima tahun yang akan datang di hadapan 14 panelis ahli dari berbagai elemen, anggota Senat serta MWA pada tanggal 20-21 September 2019 di Gedung CRCS ITB Kota Bandung. Hasil dari presentasi telah berjalan lancar sesuai dengan rencana dan semua nomine telah memberikan yang terbaik untuk ITB dan para nomine juga memiliki kekuatan khusus pada bidang tertentu dan mudah-mudahan akan menjadi bagian yang penting untuk ITB pada periode 2020-2025 nanti.
Untuk menetapkan 10 bakal calon Rektor bukan merupakan hal yang mudah karena dari tiap nomine mempunyai keunikan serta gagasan yang sangat bagus untuk ITB. Namun dari semuanya itu, yang sangat diharapkan adalah bahwa Rektor yang terpilih akan mampu mencerminkan kolaborasi dari kebinekaan yang terdapat di Kampus ITB sebagaimana motto ITB yaitu In Harmonia Progressio.
Salah satu nomine calon Rektor ITB periode 2020-2025 adalah Ir.Dwi Larso MSIE,Ph.D yang merupakan dosen tetap di ITB dan pakar dalam bidang Inovasi, Kewirausahaan dan Usaha Kecil. Beliau memperoleh gelar Ph.D dari Oregon State University, USA pada tahun 2004 dan gelar Master dari universitas yang sama pada tahun 1998. Untuk gelar sarjana di bidang Teknik Industri dari Institur Teknologi Bandung pada tahun 1989. Penelitiannya di bidang yang diminati termasuk pada pengembangan produk, inovasi, kewirausahaan dan pengembangan usaha kecil.Beliau juga merupakan penggagas serta penyusun program kewirausahaan yang sekarang berjalan di program sarjana dan MBA Kewirausahaan.
Anggaran Proyek Food Estate Rp 108.8 Triliun, Tetapi Hasilnya Zonk! Prabowo Harus Bertanggungjawab!
2 Feb 2024 | 311
Pemerintah Indonesia sejak 2023 telah mengumumkan proyek Food Estate senilai Rp 108.8 triliun dikelola oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan ...
4 Jan 2026 | 47
Perkembangan teknologi digital telah menggeser cara dunia usaha beroperasi. Promosi produk, proses penjualan, pengelolaan pelanggan, hingga pengambilan keputusan bisnis kini semakin ...
Ini Manfaat Terapi Pijat Yang Dilakukan Secara Rutin
16 Sep 2021 | 1868
Anda termasuk pada orang yang rutin melakukan pengobatan tradisional pijat? Nah, buat kamu yang rutin menggunakan terapi pijat sangat beruntung ya, karena pijat selain memberi efek ...
Strategi Promosi Jual Preset Foto di Sosmed Bersama Rajakomen.com
7 Jun 2025 | 185
Dalam era digital saat ini, banyak orang yang berusaha menjual berbagai produk secara online, termasuk preset foto. Bagi para fotografer maupun content creator, menjual preset foto di ...
Bagaimana Cara pemasaran Online yang Efektif untuk Bengkel Motor
13 Jul 2024 | 281
Dalam dunia bisnis yang semakin berkembang, pemasaran online telah menjadi salah satu metode marketing yang efektif dalam menjangkau calon pelanggan. Hal ini juga berlaku untuk bisnis ...
Restoran India Ini Sediakan Masker yang Bisa Digunakan Saat Makan, Efektifkah?
22 Okt 2020 | 1282
Aghil - Saat pandemi corona seperti ini, protokol kesehatan wajib kita lakukan untuk menghindari penyebaran virus corona. Salah satu protokol kesehatan yang perlu dilakukan adalah dengan ...