Gampang dijumpai di pasar dan dipasarkan dengan harga yang relatif murah, terong menjadi bahan makanan yang banyak dibeli dan gampang diolah menjadi beragam menu masakan. Tetapi tidak banyak yang tahu seperti kandungan gizi ataupun nutrisi terong.
Walaupun kerap diduga sayuran tetapi sebetulnya terong ialah buah, lantaran ia berkembang dari bunga dan mempunyai biji. Terong pun mempunyai beragam jenis, mulai dari yang ungu, hijau, sampai yang memiliki ukuran panjang, lonjong sampai bulat-bulat kecil.
Meskipun dipasarkan dengan murah di pasar lantaran gampang dijumpai, tetapi terong menyimpan kandungan antioksidan tinggi yang dapat menunjang melindungi kesehatan dengan amat efisien.
Di dalam 82 gr terong mentah ataupun sama ukurannya dengan satu terong ungu sedang, memiliki kandungan nutrisi antara lain vitamin C (3%), vitamin K (4%), kalium (5%), folat (5%), mangan (10%), protein (1 gr), serat (3 gr), karbohidrat (5 gr), dan kalori (20).
Terong pun memiliki kandungan sedikit mineral seperti tembaga, magnesium, dan niasin. Lantaran kandungan kalorinya yang rendah tetapi dengan nutrisi dan seratnya yang banyak, terong amat tepat jadi menu makanan diet. Khususnya bila dimasak dengan cara dipanggang dan dikukus.
Sebuah riset yang dirilis dalam PubMed Central International Journal of Biomedical Science mengatakan kalau antioksidan sanggup melawan radikal bebas sehingga dapat menghindari kehancuran sel-sel tubuh, malahan sanggup menghambat penyakit kronis, penyakit jantung dan kanker.
Sebagaimana telah diperlihatkan dalam riset Pubmed Central Zeitschrift fur Naturforschung C Journal of Biosciences, secara spesifik terong memiliki kandungan antioksidan tinggi berbentuk antosianin, jenis melamin yang sanggup menghambat dampak radikal bebas dalam merusak sel-sel tubuh.
Itulah beberapa kandungan nutrisi penting yang dimiliki terong. Jadi, jangan anggap sepele terong mulai dari saat ini ya, walaupun murah meriah tetapi kaya gizi.
