Virus corona sudah merebak di seluruh dunia. Kematian karena virus corona (Covid-19) di Indonesia juga paling tinggi di Asia Tenggara.
Guna memutus rantai penularan virus corona, kita perlu menjalankan pencegahan seperti mencuci tangan dengan air dan sabun, tidak memegang muka, memakai masker bila sakit sampai mengenali tanda-tandanya.
Dengan mengenali tanda-tanda perlu ini, diharapkan kita tidak menjangkitkan kepada orang lain dan dapat menjalani isolasi diri selama 14 hari. Lantas apa tanda yang mesti kita kenali?
Demam
Tanda hari perdana terkena infeksi virus corona ialah demam. Saat demam suhu tubuh akan menjangkau 38℃ ataupun malahan lebih tinggi.
Berdasarkan penelitian tersendiri di Wuhan, 99 persen penderita menderita tanda demam. Saat demam, tubuh akan menggigil, berkeringat dan akan mengalami lemas. Tetapi sebagian penderita ada juga yang tak alami demam.
Batuk
Batuk juga merupakan gejala apabila terkena infeksi virus corona. Batuk pun merupakan media penyebaran virus corona, untuk itu saat batuk ada baiknya memakai masker ataupun menutup mulut dengan area dalam siku.
Rasa letih
Rasa letih yang terus menerus juga merupakan salah sebuah gejala terserang virus corona.
Susah Bernafas
Sebagian besar orang cuma akan menderita gejala ringan, tetapi di beberapa kasus yang khusus, infeksi bisa menimbulkan pnemonia dan kesulitan bernapas. Pada sebagian kecil kejadian, infeksi virus corona dapat berakibat parah. Untuk penderita lanjut usia (lanjut usia) dan orang-orang dengan permasalahan kesehatan penyerta seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung ataupun diabet mungkin saja akan menderita terpaan virus yang lebih serius.
Diare
Selain gangguan pernapasan, gangguan pencernaan pun menjadi tanda virus corona yang mesti dicermati. Para periset mendapatkan kalau 48,45% dari 204 penderita di Wuhan merintih mengenai pencernaan. Salah satunya ialah diare. Untuk penderita corona yang merasakan gangguan pencernaan, butuh waktu 9 hari guna dirawat di rumah sakit.
