Plastik terbuat dari polimer karbon yang pada umumnya berasal dari minyak mentah. Karena fungsinya yang praktis dan tahan lama maka oplastik sering digunakan sebagai bahan dasar untuk berbagai alat. Namun di balik kepraktisannya tersebut ternyata plastik memiliki masalah besar bagi lingkungan karena limbahnya yang sangat sulit untuk terurai. Untuk dapat mengurai plastik secara alami, setidaknya membutuhkan waktu hingga 500 tahun. Dan untuk proses daur ualng plastik pun bukanlah hal yang mudah. Apalagi kemampuan proses daur ulang belum berimbang dengan jumlah limbah sampah plastik yang diproduksi setiap harinya. Agar dapat mengatasi hal tersebut maka penggunaan plastik ramah lingkungan tersu diuapayakan. Dengan penggunaannya diharapkan plastik ramah lingkungan ini dapat memenuhi kebutuhan plastik tahan lama namun bisa terurai lebih mudah.

Terdapat tiga jenis plastik ramah lingkungan yang dapat digunakan pada umumnya, yaitu :
- Bioplastik
Adalah sejenis plastik ramah lingkungan yang terbuat dari bahan alami seperti pati jagung atau jamur. Hasil dari produksi plastik ramah lingkungan ini bernama polylactid acid atau PLA.
- Plastik biodegradable
Yaitu sejenis polastik yang mudah terurai. beerbeda dengan bioplastik yang terbuat dari bahan alami terbarukan, plastik biodegradable ini bisa terbuat dari bahan petrokimia tradisional dengan bahan tambahan yang membuat sampahnya akan lebih mudah terurai.
- Plastik eco
Yaitu poplastik yang dihasilkan dari proses daur ulang bahan-bahan plastik dari petrokimia uuntuk digunakan kembali. Plastik yang didaur ulang tidak akan diproduksi menjadi jenis produk yang sama melainkan dengan kualitas yang lebih rendah.
Plastik ramah lingkungan memiliki keunggulan, khususnya jenis bioplastik dan biodegradable di mana proses penguraiannya tidak memakan waktu selama plastik tradisional. Dan selain itu juga untuk bioplastik dapat digunakan sebagai kompos. Sedangkan plastik eco memiliki keunggulan dapat mengurangi limbah plastik karena produk plastik bisa digunakan kembali dalam jangka waktu lama. Kini penggunaan plastik ramah lingkungan bisa dengan menggunakan produk plastik dari Plasteek.id. Yaitu plastik yang terbuat dari campuran singkong dan minyak nabati. Jika plastik konvensional biasanya membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk dapat terurai di dalam tanah, maka produk plastik atau telobag hanya membutuhkan waktu yang sebentar untuk bisa terurai.

Telobag hanya membutuhkan waktu dua hingga enam bulan untuk dapat terurai di dalam tanah. Dengan proses penguraian yang cepat karena kandungan singkong yang terdapat pada kantong plastik tersebut mendorong mikroorganisme tanah untuk mengurai plastik tersebut hingga hancur. Sehingga dengan demikian tidak akan menimbulkan pencemaran baik bagi tanah , air maupun udara. Segera beralih pada plastik ramah lingkungan yang kembali ke alam buatan Plasteek. Yang merupakan salah satu produk plastik ramah lingkungan terbaik di Indonesia. Kami selalu memastikan material yang kami gunakan adalah material yang tidak beracun untuk tanah dan tentunya bisa menjadi kompos di halaman Anda.Yuk bantu melestarikan alam dengan melakukan diet kantong plastik, selalu bawa kantong belanjamu sendiri, apabila mendapatkan kantong plastik, cobalah untuk menggunakan kantong tersebut untuk hal-hal lainnya sebelum membuangnya ke tempat sampah. Dan yang terakhir, gunakanlah kantong plastik ramah lingkungan yang dapat melebur kembali ke tanah lebih cepat.
