Breaking
OpenAI announces GPT-5 release window for early 2025... • New smartphone processors reach record-breaking clock speeds... • SpaceX successfully launches next-gen satellite array... • Global semiconductor shortage finally eases as production triples...
Kuliner / Article

Kurma dan Selada, Makanan yang Disarankan Ada Saat Buka Puasa

Editor
Editor
calendar_today Apr 25, 2020
schedule 6 tahun
7dad5788cc6dbb34.jpg

Guna mempertahankan kebugaran badan sepanjang bulan suci Ramadan, kita wajib memperhatikan konsumsi gizi saat buka puasa. Ada beberapa makanan yang hendaknya dimakan atau dijauhi guna mempertahankan tingkat tenaga yang lenyap sepanjang menjalankan puasa.

Mengonsumsi makanan dengan Indeks Glikemik (GI) rendah mesti proporsional dan tiap-tiap kelompok makanan mesti ada, seperti sayur-mayur, sereal, daging, produk susu, dan buah-buahan.

Dianjurkan sajian kaya kalium seperti kurma untuk berbuka puasa. makanan ini tak cuma mendukung terhidrasi dengan mudah, namun memberi tenaga praktis sesudah menjalankan puasa beberapa jam.

Tidak hanya itu, cukupi juga keperluan cairan yang memadai. Anda dapat mengkonsumsi jus buah maupun air yang banyak ketika buka puasa dan menjelang tidur guna menjauhi dehidrasi. Air kelapa pun berguna buat menghentikan dahaga.

Tidak hanya itu, kacang-kacangan seperti almond pun baik bagi berbuka lantaran memiliki kandungan lemak baik yang utama, khususnya saat badan mendambakan lemak sesudah menjalankan puasa beberapa jam. Makanan ini dapat menunjang merasa kenyang dan terkontrol.

Dari jenis sayur-mayur, memperbanyak mengonsumsi mentimun, selada, dan sayuran lain yang kaya serat, memiliki sifat menghidrasi yang baik. makanan ini menunjang badan merasa dingin, dapat mempertahankan kesehatan kulit, dan menjauhi konstipasi sepanjang Ramadan.

Sekarang beralih ke catatan makanan yang hendaknya dijauhi saat buka puasa. Yang perdana merupakan minuman berkarbonasi. Tidak hanya itu, makanan tinggi gula seperti permen dan cokelat pun penting dijauhi lantaran adalah sumber berat tubuh naik secara praktis dan dapat menimbulkan kompleksitas bila disantap tiap-tiap hari.

Jauhi makanan yang digoreng secara berlebihan ataupun melebihi batas optimal konsumsi setiap hari, yaitu 5 sendok makan.

Puasa sepanjang bulan Ramadan memang bisa menambah kesehatan seseorang, namun cuma bila dikerjakan dengan cara yang betul. Bila tidak, maka dapat menimbulkan lebih banyak bahaya ketimbang manfaatnya.

Recommended For You

Resep Nasi Goreng Cabai Kering: Menu Pilihan Masakan Keluarga Indonesia yang Bisa untuk Bekal Kantor Kuliner

Resep Nasi Goreng Cabai Kering: Menu Pilihan Masakan Keluarga Indonesia yang Bisa untuk Bekal Kantor

Jun 29, 2024
Mengeksplorasi Karedok Leunca: Salad Pedas Khas Sunda yang Kaya Rasa dan Gizi Kuliner

Mengeksplorasi Karedok Leunca: Salad Pedas Khas Sunda yang Kaya Rasa dan Gizi

Jul 13, 2024
Soto Bening Semarang: Citra Khas Semarang yang Menggoda Selera Kuliner

Soto Bening Semarang: Citra Khas Semarang yang Menggoda Selera

Jul 13, 2024